Kolaborasi Stakeholder Kembangkan Sorgum Sebagai Substitusi Impor

Kolaborasi Stakeholder Kembangkan Sorgum Sebagai Substitusi Impor

Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Andriko Noto Susanto mewakili Kepala Badan Pangan Nasional/ National Food Agency (NFA) hadiri ICMI Talk dengan tema: Sorgum Untuk Aneka Pangan Mengatasi Krisis Harga Gandum yang diselenggarakan secara daring oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) pada Kamis, 15 September 2022.


Dalam kesempatan tersebut Andriko menerangkan bahwa upaya penganekaragaman konsumsi pangan merupakan amanat dari UU 18/2012 tentang Pangan dimana penganekaragaman konsumsi pangan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dan mendukung hidup sehat, aktif, dan produktif yang diindikasikan dengan pencapaian nilai komposisi pola pangan dan gizi seimbang. Hal ini juga sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk mengoptimalkan sumber pangan di dalam negeri dalam mengantisipasi ancaman krisis pangan.


Lebih lanjut dijelaskan oleh Andriko bahwa pemenuhan konsumsi serealia masyarakat Indonesia masih didominasi oleh beras, padahal sumber karbohidrat dari serealia bisa didapat dari sumber pangan lain seperti sorgum. Sementara dari data Compounded Annual Growt Rata (CAGR) meskipun terjadi penurunan konsumsi beras di Indonesia namun diikuti oleh peningkatan konsumsi terigu.


“Kita sebenarnya berharap penurunan konsumsi beras ini diikuti oleh peningkatan konsumsi tepung pangan lokal kita, salah satunya adalah sorgum, ini harapan kita semua,” ujar Andriko.


“Jadi artinya dengan memakan sorgum kita dapat nilai plus yaitu protein nabatinya bagus, ternyata juga besinya Fenya bagus, 4.4 artinya sorgum bisa juga dijadikan pangan yang bisa mengatasi anemia,” tambahnya.

Berita Terkait