BADAN PANGAN NASIONAL
Gelar Rakor Persiapan HBKN Idulfitri, Badan Pangan Nasional Pastikan Ketersediaan Pangan Aman dan Cukup

JAKARTA – Hitungan hari sebelum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1446 Hijriah yang kemungkinan jatuh pada awal minggu depan, disikapi Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) dengan menggelar Rapat Koordinasi Persiapan HBKN Idulfitri pada Rabu (26/3/2025) secara daring.

Dengan dihadiri segenap stakeholder pangan yang terdiri dari dinas-dinas pemerintah provinsi yang membidangi urusan pangan se-Indonesia, dalam forum tersampaikan bahwa pemerintah optimis ketersediaan pangan pokok strategis menjelang Idulfitri mencukupi dan stok pun aman.

"Kami di Badan Pangan Nasional tentunya rutin menggelar Rakor bersama seluruh dinas pangan untuk memotret kondisi riil di tiap daerah. Jadi ini seperti helicopter view supaya pemerintah pusat mampu merancang strategi kebijakan yang paling efektif," ujar Kepala NFA Arief Prasetyo Adi saat ditemui usai inspeksi di Pasar Cipete, Jakarta, hari ini (26/3/2025).

"Nah hasil Rakor hari ini, pemerintah yakin ketersediaan masih cukup dan aman sampai Lebaran dan pasca-Lebaran nanti. Kita juga telah menyiapkan langkah-langkah menghadapi kemungkinan fluktuasi harga tatkala pedagang Pasar Induk sudah mulai sepi. Ini terjadi di tahun lalu, jadi kita telah siap," kata Arief lagi.

Lebih lanjut, ketersediaan jika dilihat pada stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang diampu BUMN pangan, pada beberapa komoditas masih memadai. Per 26 Maret ini, gambarannya antara lain beras total ada 2,27 juta ton; jagung 113 ribu ton; minyak goreng 86 ribu kiloliter; daging kerbau 39 ribu ton; gula pasir 18 ribu ton; daging sapi 4 ribu ton; telur ayam 45 ton.

Di samping itu, NFA juga mencatat stok Cadangan Beras Pemerintah Provinsi. Sampai tengah Maret ini, tercatat total 6,8 ribu ton yang tersebar di seluruh provinsi, kecuali Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan. Dengan memadukan kekuatan stok cadangan mulai dari pusat sampai daerah, tentunya pemerintah dapat mengupayakan intervensi stabilisasi pangan lebih intensif lagi.

Menyambung dari hal itu, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan NFA I Gusti Ketut Astawa seusai memimpin Rakor hari ini mengatakan bahwa pihaknya bersama segenap pemerintah daerah telah berkomitmen mendorong 4 instrumen dalam menjaga fluktuasi harga pangan dalam momentum HBKN kali ini.

"Tentunya kita harus antisipasi fluktuasi harga seperti yang dijelaskan Bapak Kepala Badan Pangan Nasional. Ini karena hasil pantauan harga pangan yang kami bahas di Rakor memang ada pergerakan harga, seperti cabai, bawang merah, bawang putih, daging sapi hingga telur ayam," terang Ketut.

"Oleh karena itu, kami dorong pemerintah daerah untuk memasifkan pasar murah seperti Gerakan Pangan Murah, baik itu dengan APBD, mandiri atau bahkan CSR. Program subsidi harga pangan juga sangat baik dapat diimplementasikan. Ini pasti mampu memberikan stimulus pada daya beli masyarakat," urainya.

Di samping itu, program mobilisasi stok pangan dengan memberikan subsidi ongkos biaya angkut juga diharapkan dapat mengatasi ketimpangan harga di berbagai daerah. Terakhir, Deputi Ketut mengajak untuk saling berkoordinasi antara Satgas Pangan Polri dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah yang digagas Bank Indonesia di setiap daerah. Kolaborasinya dapat berupa pengintensifan pemantauan harga pangan pokok di setiap lini pasar, distributor hingga ke gudang-gudang BUMN/BUMD pangan.


—————————————————


*Siaran Pers*

*Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA)*

105/R-NFA/III/2025

26 Maret 2025

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

komunikasi@badanpangan.go.id

Telp : 087783220455

BADAN PANGAN NASIONAL  
Sejak 25/01/2023
Kantor
Jalan Harsono RM No.3, Ragunan, Ps. Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
(021) 7807377
komunikasi@badanpangan.go.id
Media Sosial
Tautan Terkait
Kementerian Pertanian
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kesehatan
Kementerian Perdagangan
Kementerian Komunikasi dan Informatika
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
Badan Pusat Statistik
Badan Informasi Geospasial
Perum BULOG
ID FOOD
Copyright © 2025 Badan Pangan Nasional. All Rights Reserved.