BADAN PANGAN NASIONAL
Gerak Cepat Mentan/Kepala Bapanas Amran, Permintaan Bantuan Pangan Daerah Langsung Dieksekusi

*Siaran Pers*

*Badan Pangan Nasional (Bapanas)*

454/R-NFA/XII/2025

3 Desember 2025



JAKARTA – Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, bergerak cepat merespons meningkatnya permintaan bantuan pangan dari daerah-daerah yang dilanda banjir di Sumatera. Sejak laporan awal diterima, Mentan/Kepala Bapanas Amran langsung menginstruksikan percepatan penyaluran pangan pokok agar bantuan segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.


“Begitu ada permintaan bantuan dari daerah, langsung kami respon. Tidak boleh menunggu. Stok harus dikirim saat itu juga karena masyarakat membutuhkan pangan hari ini, bukan besok,” tegas Mentan/Kepala Bapanas Amran di Jakarta, Selasa (2/12/2025).


Respons cepat ini didukung oleh mekanisme tanggap darurat yang efisien. Setelah menerima Surat Permohonan dari kepala daerah yang telah menetapkan status tanggap darurat, Bapanas segera menerbitkan Surat Penugasan kepada Perum Bulog agar menyalurkan bantuan pangan untuk bencana alam. 


Sebagai langkah awal, Bapanas mengirimkan 40 ribu ton beras dari gudang Bulog di wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang tidak terdampak banjir. Bantuan juga dilengkapi dengan minyak goreng, mie instan, ayam beku, telur, dan komoditas pangan lainnya.


Adapun hingga saat ini, total permintaan bantuan CPP untuk bencana alam dari kepala daerah baik gubernur dan bupati/walikota yang terdampak bencana di Sumatera mencapai 5.575 ton beras, dengan rincian Sumatera Utara sebanyak 2.391 ton, Aceh 2.522 ton, dan Sumatera Barat 660 ton. 


“Beras tidak boleh kosong di titik-titik darurat. Begitu ada permintaan tambahan dari pemda, kami langsung keluarkan stok. Administrasinya bisa nanti, karena keselamatan warga jauh lebih penting,” ujar Kepala Bapanas Amran.


Selain itu, Ia juga mengungkapkan terus melakukan koordinasi intensif dengan Menko PMK, BNPB, Mendagri, Bulog, hingga TNI AU untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Sejumlah wilayah yang terisolasi akibat banjir juga diprioritaskan menerima bantuan melalui jalur udara agar penyaluran tidak terhambat akses darat. 


“Kami tidak ingin ada daerah yang tertunda menerima bantuan hanya karena akses terputus. Kalau jalur darat sulit, kita terbangkan. Yang penting bantuan sampai,” jelasnya.


Pada saat yang sama, Mentan/Kepala Bapanas Amran juga berhasil menggerakkan hati publik dengan menghimpun donasi yang mencapai 75 miliar rupiah hanya dalam waktu satu jam. 


“Merah putih memanggil saudara kita terkena bencana dan sebagai anak bangsa kita wajib mengulurkan tangan,” kata Amran dalam penggalangan aksi donasi kemanusiaan Kementan Peduli, Selasa (2/12/2025). 


Adapun Posko donasi kemanusiaan Kementan menerima bantuan melalui rekening khusus BRI 2123.01.000535.564 atas nama Kementan Peduli bagi masyarakat luas yang ingin ikut berdonasi.


Selain bantuan pangan darurat dan penggalangan aksi kemanusiaan, Mentan Amran juga menugaskan tim teknis untuk memetakan dampak kerusakan lahan pertanian. Langkah ini disiapkan untuk mendukung pemulihan pasca bencana agar petani dapat kembali produktif dalam waktu singkat.


“Begitu air surut, kita siapkan benih gratis dan bantuan peralatan bila diperlukan. Pemulihan pangan harus berjalan bersamaan dengan pemulihan masyarakat,” kata Mentan Amran.


Ia memastikan bahwa kondisi ketersediaan pangan nasional tetap aman dan mampu menopang kebutuhan di wilayah yang terdampak. Sumatera juga masih memiliki surplus beras sehingga upaya distribusi ke lokasi banjir dapat dijalankan tanpa mengganggu stabilitas pasokan nasional.


Dengan gerak cepat ini, Kementan dan Bapanas menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh permintaan bantuan pangan dari daerah terdampak dapat dipenuhi secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.


--------

BADAN PANGAN NASIONAL  
Sejak 25/01/2023
Kantor
Jalan Harsono RM No.3, Ragunan, Ps. Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
(021) 7807377
komunikasi@badanpangan.go.id
Media Sosial
Tautan Terkait
Kementerian Pertanian
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kesehatan
Kementerian Perdagangan
Kementerian Komunikasi dan Informatika
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
Badan Pusat Statistik
Badan Informasi Geospasial
Perum BULOG
ID FOOD
Whistleblowing System

Jangan takut untuk lapor!

Cegah pelanggaran dengan melakukan pengaduan melalui Whistleblowing System. Hubungi:

Copyright © 2026 Badan Pangan Nasional. All Rights Reserved.