BADAN PANGAN NASIONAL
Kemandirian Pangan Penopang Resiliensi di Tengah Geopolitik Global

Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) menegaskan bahwa kemandirian pangan merupakan kunci utama dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah dinamika geopolitik global. Hal ini disampaikan Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan NFA, Andriko Noto Susanto, saat menjadi narasumber pada FGD III Ketahanan Pangan Universitas Pertahanan RI, Rabu (17/9/2025).

Andriko menyoroti bahwa kebijakan pangan nasional sebaiknya ditujukan pada pencapaian kemandirian, bukan hanya bertumpu pada konsep ketahanan pangan. “Kita sudah relatif tahan, tetapi belum mandiri sepenuhnya. Untuk itu, kemandirian harus menjadi landasan menuju resiliensi pangan,” ucapnya.

Ia menambahkan, kemandirian pangan bukan sekadar tujuan jangka panjang, tetapi juga fondasi penting untuk membangun resiliensi bangsa dalam menghadapi tekanan eksternal, termasuk ketidakpastian rantai pasok global dan dinamika geopolitik internasional. Menurutnya, tanpa kemandirian, ketahanan pangan akan rentan terguncang oleh gejolak politik, ekonomi, maupun krisis global.

Dalam paparannya, Andriko kemudian menjelaskan bahwa sektor pangan nasional menghadapi tantangan dari sisi produksi maupun konsumsi. Dari sisi produksi, persoalan utama meliputi alih fungsi lahan, degradasi tanah, produktivitas yang stagnan, perubahan iklim, serta berkurangnya jumlah petani yang sebagian besar berusia lanjut. Sementara pada sisi konsumsi, tantangan muncul akibat pertumbuhan penduduk, pergeseran pola hidup menuju diet sehat, serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

"Kita perlu membalik arah perjalanan pangan Indonesia dengan mengedepankan berbagai strategi, mulai dari ekstensifikasi lahan, kolaborasi BUMN pangan dengan pelaku wirausaha, menghidupan kembali program transmigrasi, modernisasi cadangan pangan pemerintah, hingga mempercepat diversifikasi pangan lokal berbasis regulasi, sesuai dengan Perpres 81 Tahun 2024," ujar Andriko.

Andriko menekankan pentingnya mendorong konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) untuk memperkuat gizi masyarakat sekaligus menekan kerentanan pangan. Selain itu, aspek keamanan pangan juga terus menjadi perhatian. Capaian tahun 2024, 93 persen pangan segar memenuhi syarat keamanan pangan, NFA menilai pengawasan distribusi dan edukasi konsumen harus terus ditingkatkan agar masyarakat merasa aman.

Melalui forum ini, NFA mendorong mahasiswa Unhan RI untuk mengambil peran strategis dalam memperkuat internalisasi prinsip kemandirian pangan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

#SetahunBerdampak

BADAN PANGAN NASIONAL  
Sejak 25/01/2023
Kantor
Jalan Harsono RM No.3, Ragunan, Ps. Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
(021) 7807377
komunikasi@badanpangan.go.id
Media Sosial
Tautan Terkait
Kementerian Pertanian
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kesehatan
Kementerian Perdagangan
Kementerian Komunikasi dan Informatika
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
Badan Pusat Statistik
Badan Informasi Geospasial
Perum BULOG
ID FOOD
Whistleblowing System

Jangan takut untuk lapor!

Cegah pelanggaran dengan melakukan pengaduan melalui Whistleblowing System. Hubungi:

Copyright © 2026 Badan Pangan Nasional. All Rights Reserved.