LANGSA - Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) gerakkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebagai aksi tanggap darurat atas bencana alam di Kota Langsa, Aceh. Bantuan pangan diberikan kepada 160.812 jiwa yang terdampak langsung maupun tidak langsung.
Direktur Kewaspadaan Pangan Bapanas, Nita Yulianis, menegaskan bahwa jumlah bantuan pangan dari CBP bencana alam yang disalurkan berdasarkan usulan Pemerintah Kota Langsa.
“Telah disetujui oleh Bapak Kepala Badan Pangan Nasional sebanyak 562,842 ton CBP, sesuai usulan Pak Wali Kota Langsa untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana sebanyak 160.812 jiwa.” ungkapnya saat menyalurkan bantuan di Kota Langsa, Jum’at (5/12/2025).
Penyaluran dilakukan dengan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah hingga tingkat desa. “Mudah-mudahan nanti lancar, mohon support juga untuk semua pihak karena ini banyak yang terdampak sehingga mereka kan sulit untuk memenuhi kebutuhan.” jelas Nita.
Dalam kesempatan yang sama, Walikota Langsa, Jeffry Sentana Putra, menyampaikan bantuan pangan ini akan diberikan kepada seluruh masyarakat Kota Langsa. “Jadikan yang terdampak, ada yang langsung ada yang tidak langsung. Rata-rata kena semua. Ini semua yang terdaftar di capil, dibagikan biar merata.” ujarnya.
“Per KK 10 kg merata. Semua warga Kota Langsa tanpa terkecuali. Insya Allah 5 hari ini selesai,” imbuh Jeffry.
Penyerahan bantuan dilakukan termasuk di Kampung Simpang Lhee, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa. Jumlah warga yang akan menerima sebanyak 962 jiwa dan mendapat bantuan sebanyak 4 ton beras CBP.
Masyarakat menyambut antusias bantuan pangan yang diberikan. “Kami masyarakat Simpang Lhee, Langsa Barat, sangat senang dan sangat bergembira hati atas bantuan pangan beras ini.” ungkap Mirizal Saputra, warga Kampung Simpang Lhee.
Selain bantuan pangan, masyarakat Kota Langsa juga mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah daerah. Adapun di wilayah ini, dampak korban jiwa meninggal dunia sebanyak 5 orang dengan jumlah total pengungsi mencapai 1.100 jiwa.
-------







