BADAN PANGAN NASIONAL
Menuju 3 Juta Ton, NFA Dampingi Komisi IV DPR RI Pantau Langsung Serapan Gabah Petani di Aceh

ACEH BESAR - Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA), I Gusti Ketut Astawa mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto bersama anggota Komisi IV DPR RI melakukan peninjauan langsung ke Gudang BULOG Siron, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (10/4). 

Kunjungan ini bertujuan memastikan serapan gabah dan beras petani di Provinsi Aceh berjalan optimal untuk mendukung target nasional pengadaan setara 3 juta ton beras sepanjang tahun ini.

Dalam kesempatan tersebut, Deputi Ketut Astawa menekankan peran strategis Aceh dalam pemenuhan cadangan beras nasional. 

"Provinsi Aceh menjadi salah satu daerah penting dalam strategi pengadaan nasional. Kami ingin memastikan BULOG dan seluruh pemangku kepentingan menyerap gabah petani secara optimal," ujarnya.

Data per 8 April 2025 mencatat, realisasi pengadaan beras oleh Kanwil BULOG Aceh baik melalui mekanisme penugasan maupun komersil, telah mencapai 55.428 ton. Adapun total stok beras yang dikuasai saat ini sebesar 81.853 ton, dengan pemanfaatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 4.587 ton.

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan legislatif untuk menjaga ketersediaan dan kualitas pangan. “Kami ingin memastikan bahwa stok beras tersedia dengan baik, kualitas penyimpanannya terjaga, dan bantuan pangan tepat sasaran. Ini penting untuk melindungi masyarakat, apalagi dalam situasi ekonomi yang masih belum stabil,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Aceh Besar Muharram Idris mengungkapkan bahwa kunjungan pemantauan stok beras ini memberikan dorongan positif bagi daerah dalam memperkuat sektor pangan.

“Kami menyambut baik kunjungan Ibu Titiek Soeharto. Ini membuktikan bahwa pemerintah pusat benar-benar memperhatikan kondisi pangan di daerah. Kami siap bersinergi dan terus berkomitmen menjaga ketahanan pangan di Aceh Besar,” ujar Bupati Muharram.

Ia menambahkan bahwa Aceh Besar merupakan salah satu sentra produksi pangan di Provinsi Aceh, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam hal infrastruktur dan distribusi.

“Produksi petani kami cukup bagus, namun penyerapan dan akses pasar masih menjadi pekerjaan rumah. Kami berharap ke depan ada dukungan lebih besar agar hasil petani bisa diserap optimal dan masyarakat tetap mendapatkan pangan yang terjangkau," ujarnya.

Peninjauan ini juga dihadiri oleh sejumlah anggota Komisi IV DPR RI, seperti I Ketut Suwendra, Agus Ambo Djiwa, Dadang M. Naser, Darori Wonodipuro, T.A. Khalid, Usman Husin, Rina Sa’adah, Slamet, Riyono, dan Bambang Purwanto.

Dari unsur pemerintah dan BUMN, turut hadir Wakil Direktur Perum BULOG Marga Taufiq, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Yudi Sastro, Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo, serta Bupati Aceh Besar Muharram Idris. 

Melalui dialog terbuka antara DPR RI, NFA, dan pelaku usaha pangan, diharapkan muncul langkah konkret untuk mempercepat serapan hasil panen petani sekaligus memperkuat cadangan beras nasional menjelang musim paceklik.


———————-

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

komunikasi@badanpangan.go.id


Telp : 087783220455

BADAN PANGAN NASIONAL  
Sejak 25/01/2023
Kantor
Jalan Harsono RM No.3, Ragunan, Ps. Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
(021) 7807377
komunikasi@badanpangan.go.id
Media Sosial
Tautan Terkait
Kementerian Pertanian
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kesehatan
Kementerian Perdagangan
Kementerian Komunikasi dan Informatika
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
Badan Pusat Statistik
Badan Informasi Geospasial
Perum BULOG
ID FOOD
Whistleblowing System

Jangan takut untuk lapor!

Cegah pelanggaran dengan melakukan pengaduan melalui Whistleblowing System. Hubungi:

Copyright © 2026 Badan Pangan Nasional. All Rights Reserved.