JAKARTA – Memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) dan Badan Gizi Nasional (BGN) tampil bersama dalam Pawai Karnaval Kemerdekaan yang berlangsung di kawasan Monas, Jakarta pada Minggu (17/8/2025).
Kepala NFA Arief Prasetyo Adi menyebut momentum kebersamaan ini menjadi simbol nyata sinergi dan kolaborasi antar lembaga pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat. Kehadiran NFA dan BGN dalam satu mobil hias mencerminkan arah pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045 guna mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, aktif, dan produktif, serta berdaya saing tinggi.
“Hari ini kita tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk bersatu dalam pemenuhan pangan dan gizi masyarakat. Kehadiran NFA dan BGN dalam satu kendaraan di Monas mencerminkan kesatuan langkah pemerintah dalam memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman. Inilah fondasi yang akan melahirkan generasi emas 2045, generasi yang sehat, aktif, dan produktif untuk membangun negeri.”
Dengan mengusung tema semangat 80 tahun kemerdekaan yang dihiasi aneka jenis pangan pokok strategis potensi pangan nusantara, pawai ini semakin semarak dengan kehadiran pengiring yang mencerminkan anak-anak sekolah dasar, menengah pertama, hingga menengah atas. Kehadiran mereka menggambarkan 20 juta generasi muda penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah program strategis nasional yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Selaras dengan arahan Presiden, bahwa generasi penerus bangsa harus dipersiapkan sejak dini dengan asupan pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, ceria, dan mampu membawa Indonesia menuju kemajuan.
Kolaborasi NFA dan BGN diarahkan untuk membangun ekosistem pangan nasional yang mandiri dan berdaulat, sekaligus mendukung kesejahteraan pelaku usaha pangan. Upaya bersama ini juga difokuskan pada penyediaan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA), serta menjadi langkah penting dalam percepatan pengentasan stunting dan gizi buruk di tanah air. Sinergi ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana amanat konstitusi, dan memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan hak dasar atas pangan dan gizi yang layak.
"Momentum dalam Pawai Karnaval Kemerdekaan ini bukan hanya perayaan, tetapi juga penegasan bahwa pemenuhan gizi masyarakat, khususnya generasi muda, adalah kunci utama mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Dengan kesatuan gerak ini, bangsa Indonesia melangkah mantap menuju masa depan, membangun ketahanan pangan yang berpihak pada rakyat sekaligus memperkuat kualitas gizi yang akan mencerdaskan kehidupan bangsa," tutup Kepala NFA.







