BADAN PANGAN NASIONAL
NFA Dorong Peningkatan Kelas Petani Muda Indonesia Untuk Mendukung Program Swasembada Pangan

AMBON – Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) bersama Pemuda Tani Indonesia dukung program Swasembada Pangan dan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.


Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan NFA Maino Dwi Hartono usai menghadiri Musdalub serta Pelantikan DPD dan DPC Pemuda Tani Provinsi Maluku di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (21/1/2025) menyebut salah satu upaya yang dilakukan NFA ialah dengan mendorong peningkatan kelas (upscaling) petani muda Indonesia untuk bisa menghasilkan nilai tambah dari produk hasil panennya.


“Kita perlu mendorong peningkatan kelas petani muda Indonesia agar bisa menghasilkan nilai tambah dari produknya. Contoh bantuan alat pengering (dryer) agar kelompok petani padi tidak hanya mengandalkan GKP (Gabah Kering Panen) saja, tapi bisa menghasilkan GKG (Gabah Kering Giling) atau bahkan beras dengan kualitas baik,” ujar Maino.


Di samping itu upaya NFA dalam mendukung program swasembada pangan yaitu melalui kegiatan Proyeksi Neraca Pangan, Panel Harga Pangan, Gerakan Pangan Murah, Fasilitasi Distribusi Pangan, Food Security and Vulnerability Atlas, Gerakan Selamatkan Pangan, Gerakan Edukasi dan Pemberian Pangan Bergizi untuk Siswa, Penganekaragaman Konsumsi Pangan, Perumusan Standar Keamanan dan Mutu Pangan, serta Pengawasan Keamanan dan Mutu Pangan. 


Sebelumnya Kepala NFA Arief Prasetyo Adi dalam Rakortas Pangan Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar (18/1/2025) telah mengusulkan kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan agar para petani bisa dinaikkan kelasnya sehingga dapat menghasilkan gabah yang berkualitas untuk mendukung program swasembada pangan. Arief mengusulkan agar Gapoktan bisa diberikan bantuan dryer sehingga dapat mendukung Perum Bulog dengan harga GKG Rp.8.000-8.200/kg.


"Jadi, para gapoktan (gabungan kelompok petani) itu diberikan fasilitas dryer (pengering), sehingga bisa men-support Bulog dengan harga Rp 8.000 dan 8.200 untuk gabah kering giling (GKG)," urai Arief.


Pemuda Tani Indonesia adalah organisasi kepemudaan yang fokus pada gerakan regenerasi petani menjadi wiratani (Agropreneur). Organisasi yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI G. Budisatrio Djiwandono tersebut bertujuan mengajak generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian, Perikanan, Kelautan dan Perternakan demi tercapainya indonesia emas 2045.


Dalam rangkaian acara yang dihadiri PJ Gubernur Maluku beserta Forkopimda tersebut turut digelar Gerakan Pangan Murah di depan Kantor Kelurahan Uritetu dan Honipopu yang menyediakan aneka bahan pangan di bawah harga pasar antara lain Beras Rp.12.000/kg, bawang putih Rp.35.000/kg, daging ayam Rp.12.000/kg, gula Rp.16.500/kg, dan cabai merah keriting Rp.70.000/kg. Gelaran ini dilaksanakan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tingkat konsumen.



Adapun melalui Dinas Ketahanan Pangan sebagai anggota TPID, sejak tahun 2024 telah dilaksanakan Pasar Inflasi Daerah (PASADLI) setiap hari Kamis dan Jumat di Pasar Mardika untuk mengendalikan inflasi. Di sisi lain pengembangan pangan lokal juga terus dilakukan Pemerintah Provinsi Maluku melalui program Beras Sagu Maluku (BERSAMA).

BADAN PANGAN NASIONAL  
Sejak 25/01/2023
Kantor
Jalan Harsono RM No.3, Ragunan, Ps. Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
(021) 7807377
komunikasi@badanpangan.go.id
Media Sosial
Tautan Terkait
Kementerian Pertanian
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kesehatan
Kementerian Perdagangan
Kementerian Komunikasi dan Informatika
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
Badan Pusat Statistik
Badan Informasi Geospasial
Perum BULOG
ID FOOD
Copyright © 2025 Badan Pangan Nasional. All Rights Reserved.