Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Sarwo Edhy mendorong Perum Bulog untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasinya dengan para pelaku usaha baik di sektor hulu maupun hilir guna menjaga stabilitas pasokan dan harga beras.
Dalam kunjungan ke gudang Perum Bulog Surabaya, Selasa (15/10/2024) Sarwo berpesan agar Bulog bisa meningkatkan jejaring pemasarannya baik di ritel modern maupun pasar tradisional. Di samping itu, Sarwo juga mendorong Bulog untuk bisa meningkatkan serapan gabah/beras dalam negeri melalui kerjasama dengan para petani maupun pelaku usaha penggilingan padi.
“Beras yang ada di di gudang kualitasnya terjaga dengan baik, kami mendorong Perum Bulog untuk bisa meningkatkan pasarnya agar semakin mudah diakses masyarakat. Di sisi hulu, kami juga mendorong Perum Bulog agar bisa meningkatkan serapan dalam negeri,” ujar Sarwo.
Dari data Kepala Kanwil Bulog Jawa Timur Awaludin Iqbal diketahui kapasitas gudang Perum Bulog Surabaya mencapai 200.000 ton. Saat ini gudang terisi 25.582 ton beras untuk kebutuhan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP), dan penyaluran bantuan pangan.
Beras SPHP dibandrol sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp13.100/kg atau Rp65.000/kemasan 5 kg. Adapun realisasi SPHP Beras Perum Bulog Kanca Surabaya per tanggal 15 Oktober 2024 mencapai 15.853 ton dengan rincian Kota Surabaya 6.460 ton, Kabupaten Sidoarjo 4.554 ton, dan Kabupaten Gresik 4.838 ton.
#PanganKuatIndonesiaBerdaulat







