BADAN PANGAN NASIONAL
Pastikan Ketersediaan dan Kepatuhan HET Beras, Badan Pangan Nasional Kunjungi Jayapura

Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan rangkaian pemantauan pasokan dan harga beras di Provinsi Papua pada 26–27 November 2025. Kegiatan dipimpin oleh Nita Yulianis, Direktur Kewaspadaan Pangan Bapanas bersama tim, bekerja sama dengan Bulog Kanwil Papua serta Satgas Pangan Polres setempat. Pemantauan dilakukan untuk memastikan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) berjalan optimal dan harga beras tetap sesuai ketentuan.



Dalam pertemuan dengan Bulog Kanwil Papua, dipastikan bahwa operasional gudang filial di berbagai kabupaten terus diperkuat, terutama terkait tantangan distribusi, kesiapan logistik, serta strategi menjaga kelancaran penyaluran beras terutama ke wilayah terpencil yang memiliki akses transportasi terbatas. Bulog menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah guna memastikan ketahanan pangan tetap terjaga. Gudang filial yang telah berjalan, dengan dukungan Polda Papua, mencakup wilayah Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Supiori, Mamberamo Raya, dan Waropen.


“Stok di Jayapura sangat penting sebagai penyangga di wilayah timur Indonesia. Pemantauan ini penting untuk memastikan bahwa pasokan beras di Papua aman, distribusi berjalan lancar, dan masyarakat mendapatkan akses pangan dengan harga yang stabil,” ujar Nita. Ia menegaskan bahwa ketersediaan cadangan beras pemerintah di Jayapura berada pada kondisi aman dan siap didistribusikan sesuai kebutuhan.


"Dalam pemantauan kali ini kami mengunjungi beberapa gudang filial, yaitu di Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom. Realisasi penyaluran di kabupaten tersebut berjalan dengan lancar dan terdistribusi dengan baik melalui Gerakan Pasar Murah (GPM) atau masyarakat yang bisa membeli langsung ke gudang filial. Sedangkan di Kota Jayapura masyarakat bisa terafiliasi langsung ke ritel modern seperti Saga Mart dan Hypermart dengan harga yang sesuai HET," tambahnya.


Ahmad Mustari, selaku Kepala Bulog Wilayah Papua juga menyampaikan bahwa ketersediaan beras yang dirasa sudah aman dan tercukupi untuk masyarakat Papua. “Pada saat ini, proses penyaluran beras SPHP berjalan sesuai target ya, didukung juga oleh penyiapan dan pengaktifan gudang filial di beberapa kabupaten. Melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta Badan Pangan Nasional, kami terus memastikan bahwa pasokan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah-wilayah yang sulit diakses. Bulog juga telah menyiapkan stok cadangan yang memadai untuk mengantisipasi kebutuhan hingga akhir tahun." Ucapnya.



Pemantauan dan koordinasi berkelanjutan ini merupakan komitmen Bapanas dengan harapan dapat memperkuat langkah pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Papua, Bulog, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan setempat dalam memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat, mendukung percepatan distribusi bantuan pangan, dan pentingnya untuk mengantisipasi dinamika pasokan serta menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen. Upaya penguatan cadangan beras pemerintah di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua, dinilai menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

BADAN PANGAN NASIONAL  
Sejak 25/01/2023
Kantor
Jalan Harsono RM No.3, Ragunan, Ps. Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
(021) 7807377
komunikasi@badanpangan.go.id
Media Sosial
Tautan Terkait
Kementerian Pertanian
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kesehatan
Kementerian Perdagangan
Kementerian Komunikasi dan Informatika
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
Badan Pusat Statistik
Badan Informasi Geospasial
Perum BULOG
ID FOOD
Whistleblowing System

Jangan takut untuk lapor!

Cegah pelanggaran dengan melakukan pengaduan melalui Whistleblowing System. Hubungi:

Copyright © 2026 Badan Pangan Nasional. All Rights Reserved.