BADAN PANGAN NASIONAL
Produksi Naik, Pasar Meluas: Dampak Nyata Program PUPPL Bagi UMKM

JAKARTA—Program fasilitasi Pengembangan Usaha Pengolahan Pangan Lokal (PUPPL) menunjukkan dampak positif dalam memperkuat usaha pangan lokal di Indonesia. Temuan ini mengemuka dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) fasilitasi peralatan PUPPL periode 2022–2025 yang dilaksanakan Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama pemerintah daerah dan UMKM binaan Bapanas seluruh Indonesia secara daring (16/4).

Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan, Rinna Syawal, menegaskan bahwa fasilitasi bagi UMKM ditujukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan pangan lokal sekaligus meningkatkan produktivitas, nilai tambah, serta daya saing pangan lokal. “Selama 4 tahun, bantuan telah disalurkan kepada sekitar 50 UMKM di berbagai provinsi,” ujarnya.

Kebijakan tersebut sejalan dengan Perpres nomor 81 Tahun 2024 yang menempatkan penguatan industri pangan lokal sebagai bagian dari percepatan penganekaragaman pangan.

“Intervensi PUPPL memperkuat pengolahan pangan lokal seperti sorgum, sagu, singkong, serta produk perikanan. Transformasi dari proses manual ke mekanis juga terbukti mendorong efisiensi dan konsistensi, sehingga produk lebih kompetitif,” tambah Rinna.

Sejumlah pelaku usaha pun melaporkan peningkatan produksi, diikuti pengembangan varian produk dan perluasan pasar dari lokal hingga modern, bahkan ekspor, serta peningkatan serapan tenaga kerja.

Seperti yang diungkapkan oleh pelaku UMKM mocaf di Cilacap, Sutarmo. “Kami berterima kasih atas fasilitasi peralatan dari Bapanas yang sangat membantu pengembangan usaha mocaf kami. Setelah ada bantuan mesin perajang singkong, mesin cetak, sampai mesin sealer, produksi kami meningkat 3–4 kali lipat, dari 1,5 ton per bulan menjadi 5–6 ton. Sekaligus membuka lapangan kerja baru di daerah kami,” ungkapnya.

Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, antara lain kendala teknis operasional, keterbatasan sarana pendukung, serta faktor eksternal seperti cuaca.

“Segera kita komunikasikan dengan pemerintah daerah untuk mencari solusi dari kendala-kendala tadi. Kita tegaskan agar bantuan tidak berhenti pada tahap distribusi dan berlanjut pada dampak jangka panjang.” pungkas Rinna.


-------------------

Siaran Pers

Badan Pangan Nasional (Bapanas)

235/R-BAPANAS/IV/2026

17 April 2026

BADAN PANGAN NASIONAL  
Sejak 25/01/2023
Kantor
Jalan Harsono RM No.3, Ragunan, Ps. Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
(021) 7807377
komunikasi@badanpangan.go.id
Media Sosial
Tautan Terkait
Kementerian Pertanian
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kesehatan
Kementerian Perdagangan
Kementerian Komunikasi dan Informatika
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
Badan Pusat Statistik
Badan Informasi Geospasial
Perum BULOG
ID FOOD
Whistleblowing System

Jangan takut untuk lapor!

Cegah pelanggaran dengan melakukan pengaduan melalui Whistleblowing System. Hubungi:

Copyright © 2026 Badan Pangan Nasional. All Rights Reserved.