BADAN PANGAN NASIONAL
Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pastikan Harga Ayam di Pasar Klender Tetap Terkendali

JAKARTA — Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Pangan wilayah hukum Polda Metro Jaya melakukan pemantauan langsung harga daging ayam karkas di Pasar Klender, Jakarta Timur, Jumat (13/2/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga di tingkat konsumen tetap terkendali menjelang Ramadan. 

Dari hasil pemantauan lapangan, harga jual ayam karkas masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp40.000 per kilogram. Salah satu pedagang, Ibu Mini, menjual ayam karkas seharga Rp50.000 per ekor dengan berat sekitar 1,3 kilogram atau setara Rp38.461 per kilogram.

“Ayam yang biasa Rp28.000 sekarang Rp35.000, terus ayam yang biasa Rp40.000 sekarang jadi Rp50.000. Yang Rp40.000 itu beratnya 1,5 kg,” ungkap Mini.

Ia menjelaskan, penyesuaian harga terjadi seiring kenaikan harga pasokan dari hulu. Meski demikian, pasokan di pasar tetap terjaga.

“Tapi alhamdulillah sih barang tercukupi,” sambungnya.

Pemantauan lanjutan terhadap sejumlah pedagang lainnya menunjukkan harga ayam karkas berkisar antara Rp31.000 hingga Rp35.000 per kilogram, bergantung pada ukuran dan kualitas. Angka tersebut masih dalam rentang aman dan tidak melampaui HAP sesuai Keputusan Badan Pangan Nasional Nomor 529 Tahun 2024.

Satgas Saber Pelanggaran Pangan akan menelusuri rantai distribusi hingga ke tingkat hulu guna memastikan faktor penyebab kenaikan harga serta mencegah adanya praktik yang berpotensi merugikan pasar dan masyarakat. Tim juga mengimbau pedagang dan pengelola pasar untuk tetap menjaga stabilitas harga dan memastikan penjualan tidak melampaui HAP.

Pemantauan berkala akan terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau.

Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman mengingatkan para pelaku usaha agar tidak main-main dengan harga pangan khususnya menjelang Ramadan dan Idulfitri. 

“Kalau ada yang mencoba menaikkan harga, pemerintah bersama Satgas Pangan akan menindak tegas. Pengawasan difokuskan pada sumber distribusi besar, bukan pedagang kecil. Yang diperiksa adalah pabrik, distributor utama, dan rantai pasok hulunya,” tegas Kepala Bapanas Amran saat meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak di Jakarta, Jumat (13/2/2026).


-------------

Siaran Pers

Badan Pangan Nasional (Bapanas)

083/R-BAPANAS/II/2026

14 Februari 2026

BADAN PANGAN NASIONAL  
Sejak 25/01/2023
Kantor
Jalan Harsono RM No.3, Ragunan, Ps. Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
(021) 7807377
komunikasi@badanpangan.go.id
Media Sosial
Tautan Terkait
Kementerian Pertanian
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kesehatan
Kementerian Perdagangan
Kementerian Komunikasi dan Informatika
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
Badan Pusat Statistik
Badan Informasi Geospasial
Perum BULOG
ID FOOD
Whistleblowing System

Jangan takut untuk lapor!

Cegah pelanggaran dengan melakukan pengaduan melalui Whistleblowing System. Hubungi:

Copyright © 2026 Badan Pangan Nasional. All Rights Reserved.