SURABAYA - Ketersediaan pangan nasional selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri tahun ini berada dalam kondisi aman dengan pergerakan harga yang relatif terkendali. Pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan melalui Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan untuk memastikan pasokan pangan tetap tersedia dan keterjangkauan harga bagi masyarakat tetap terjaga di tengah meningkatnya permintaan pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional.
Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andriko Noto Susanto, menyampaikan bahwa stabilitas pangan saat ini didukung oleh produksi dalam negeri yang cukup serta penguatan cadangan pangan di berbagai lini distribusi. Pemantauan pemerintah menunjukkan sebagian besar komoditas pangan strategis bergerak dalam kisaran yang relatif stabil.
“Selama bulan ramadan hingga menjelang idulfitri, pemerintah terus memantau dinamika pasokan dan harga pangan. Secara umum kondisi di Jawa Timur saat ini relatif stabil dengan dukungan ketersediaan stok yang memadai, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan, Insya Allah aman,” ujar Andriko di Surabaya (9/3/26).
Dari data yang dihimpun SP2KP, per 9 maret pemantauan harga pangan strategis di Kota Surabaya menunjukkan kondisi yang relatif stabil dengan pasokan yang terjaga di pasar. Beberapa komoditas utama tercatat berada pada kisaran harga yang terkendali, bawang putih Rp36.833/kg dan bawang merah sekitar Rp43.667/kg. Harga daging sapi segar berada di kisaran Rp125.000/kg, sementara cabai rawit merah tercatat sekitar Rp101.667/kg, walaupun masih berada di atas HAP namun harga sudah mulai turun seiring dengan pasokan yang kian stabil.
Untuk komoditas cabai lainnya, cabai merah keriting berada di kisaran Rp43.833/kg dan cabai merah besar sekitar Rp35.000/kg. Harga beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tercatat sekitar Rp12.083/kg, sedangkan beras premium berada di kisaran Rp15.350/kg.
Sementara itu, harga minyak goreng Minyakita berada di kisaran Rp15.700 per liter. Komoditas protein hewani juga menunjukkan pergerakan yang relatif stabil, dengan harga telur ayam ras sekitar Rp29.000 per kilogram dan daging ayam ras berada pada kisaran Rp35.000/kg hingga Rp38.000/kg.
Secara umum, pemantauan menunjukkan sebagian besar komoditas masih berada dalam batas acuan harga pemerintah, meskipun beberapa komoditas seperti cabai rawit merah, bawang merah, dan beras premium tercatat masih berada di atas harga acuan, namun menunjukkan penuruan dari harga sebelumnya.
Satgas Saber Provinsi Jawa Timur terus melakukan pemantauan distribusi serta memperkuat berbagai langkah stabilisasi untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan.
Dalam upaya memperluas akses masyarakat terhadap pangan dengan harga yang lebih terjangkau, berbagai inisiatif stabilisasi terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang akan digelar oleh TVRI Jawa Timur pada 11 Maret mendatang dalam rangka HBKN ramadan dan idulfitri tahun 2026.
“Sebagai lembaga penyiaran publik, TVRI memiliki tanggung jawab untuk hadir dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui penyelenggaraan GPM ini nanti kami ingin berkontribusi nyata membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, khususnya pada momentum Ramadan menjelang Idulfitri,” ujar Syalom Salombe, Kepala LPP TVRI Jawa Timur.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional. “Kami berharap kolaborasi bersama pemerintah dan berbagai pihak ini dapat memperluas akses masyarakat terhadap pangan serta memperkuat upaya menjaga stabilitas harga di Jawa Timur khususnya Kota Surabaya,” tambahnya.
Bapanas menilai sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai lembaga dan mitra strategis memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan. Dengan dukungan koordinasi yang kuat dan ketersediaan stok yang mencukupi, stabilitas harga pangan diharapkan tetap terjaga sehingga kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Lebaran dapat terpenuhi secara cukup, aman, dan terjangkau.
==============
Siaran Pers
Badan Pangan Nasional (Bapanas)
160/R-BAPANAS/III/2026
10 Maret 2026







