BADAN PANGAN NASIONAL
Tim Saber Kalimantan Selatan Gencarkan Pemantauan Harga di Empat Kabupaten

Banjarbaru - Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan Nasional Rachmi Widirianin bersama tim Saber Kalimantan Selatan melakukan pemantauan harga dan ketersediaan pangan di empat kabupaten/kota, yakni Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tabalong, dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), pada Rabu (5/2/2026).

“Pemantauan dilakukan di sejumlah pasar rakyat dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat kepolisian, Perum BULOG, pengelola pasar, serta kontributor Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP),” ungkap Rachmi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga dan kelancaran distribusi pangan strategis di wilayah Kalimantan Selatan.

Hasil pemantauan, menurutnya menunjukkan bahwa secara umum harga pangan strategis relatif stabil dan masih berada dalam kisaran Harga Acuan Penjualan (HAP) maupun Harga Eceran Tertinggi (HET). Komoditas beras, gula, telur ayam, daging ayam, dan daging sapi terpantau tersedia dengan pasokan yang cukup di seluruh lokasi pemantauan.

“Di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, harga beras SPHP tercatat sebesar Rp65.500 per 5 kilogram, sementara di Kabupaten Tabalong lebih rendah yakni Rp62.000 per 5 kilogram. Harga gula berkisar antara Rp17.500 hingga Rp18.000 per kilogram. Harga cabai rawit merah masih fluktuatif, terutama untuk pasokan dari luar daerah,” tambah Rachmi. 

Meski sebagian besar komoditas relatif stabil, harga Minyakita di pasar eceran pada keempat kabupaten terpantau masih berada di atas HET, ungkap Rachmi. “Kondisi ini disebabkan oleh harga perolehan pengecer yang telah mencapai rata-rata Rp15.900 per liter, belum termasuk biaya distribusi dan upah angkut,” katanya. 

Selain itu, para pedagang menyampaikan bahwa pembelian Minyakita dari pemasok dilakukan dengan mekanisme bundling 1:1 dengan minyak goreng premium, sehingga turut memengaruhi harga jual di tingkat eceran. Minyakita yang beredar di wilayah ini diproduksi oleh PT Smart Tbk (Surabaya), PT Garuda Wisnu Amerta (Banjarmasin), PT Samari Borneo Indah (Kotawaringin Barat), dan PT Sukajadi Sawit Mekar (Kotawaringin Timur).

“Khusus di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga yang dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat seiring pelaksanaan tradisi ibadah puasa Nisfu Sya’ban. Namun demikian, pasokan pangan tetap tersedia dan terkendali,” ungkap Rachmi. 

Sebagai langkah pengendalian harga dan penguatan pasokan, Rachmi menyebut jika Perum BULOG telah menerima pengiriman Minyakita di pelabuhan dan dalam dua hari ke depan akan menyalurkannya kepada pedagang pasar yang terdaftar dalam sistem SP2KP dan telah memenuhi kelengkapan administrasi.

“Selain itu, BULOG juga siap mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) atau pasar murah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, dinas terkait, Polda maupun Polres setempat, khususnya untuk komoditas Beras SPHP, Beras Premium, Minyakita, dan gula,” jelasnya. 

Tim Saber Pangan Provinsi Kalimantan Selatan akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas harga pangan dan melindungi daya beli masyarakat.


BADAN PANGAN NASIONAL  
Sejak 25/01/2023
Kantor
Jalan Harsono RM No.3, Ragunan, Ps. Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
(021) 7807377
komunikasi@badanpangan.go.id
Media Sosial
Tautan Terkait
Kementerian Pertanian
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kesehatan
Kementerian Perdagangan
Kementerian Komunikasi dan Informatika
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
Badan Pusat Statistik
Badan Informasi Geospasial
Perum BULOG
ID FOOD
Whistleblowing System

Jangan takut untuk lapor!

Cegah pelanggaran dengan melakukan pengaduan melalui Whistleblowing System. Hubungi:

Copyright © 2026 Badan Pangan Nasional. All Rights Reserved.