Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) berkolaborasi dengan Komunitas Analis Ketahanan Pangan Nasional (KAKPN) menggelar Webinar Sosialisasi Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring dan luring pada Senin (30/12/2024) di Jakarta ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 81 Tahun 2024 dalam memperkuat kemandirian pangan nasional.
Acara ini diikuti oleh fungsional Analis Ketahanan Pangan dari berbagai daerah di Indonesia yang merupakan anggota KAKPN. Dalam sambutannya, Sekretaris Utama NFA sekaligus Ketua Umum KAKPN, Sarwo Edhy, menegaskan pentingnya penganekaragaman pangan berbasis potensi lokal.
“Strategi ini bertujuan untuk mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan, yang pada akhirnya menjamin ketahanan pangan baik secara nasional maupun wilayah,” ungkap Sarwo.
Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk segera menyusun peraturan turunan, seperti peraturan gubernur, bupati, dan wali kota, agar kebijakan ini dapat diimplementasikan secara optimal di masing-masing daerah.
Sementara itu, Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan NFA, Andriko Noto Susanto, menyebut Perpres 81 Tahun 2024 sebagai langkah monumental menuju mandiri pangan berkelanjutan.
“Basis dari Perpres ini adalah penganekaragaman konsumsi pangan yang bertujuan untuk meminimalkan impor melalui pemberdayaan potensi lokal sesuai karakteristik wilayah. Hal ini menjadi modal utama dalam mencapai kemandirian pangan yang berkelanjutan,” jelas Andriko.
Ia juga menekankan bahwa perubahan paradigma dari ketahanan pangan menjadi kemandirian pangan, sebagaimana disebutkan Presiden Prabowo, menekankan pentingnya memanfaatkan sumber daya lokal untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.
Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan NFA, Rinna Syawal, berharap kebijakan ini dapat menjadi momentum besar untuk memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung diversifikasi pangan berbasis lokal.
Webinar ini turut menghadirkan Sekjen KAKPN, Hasanudin Rumra dan beberapa narasumber ahli, seperti Prof. Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng dari BRIN, Prof. Dr. Ir. Achmad Suryana, M.Si, pakar ketahanan pangan, Ir. Mulyono Machmur, MSi., pakar penyuluhan, serta Prof. Drajat Martianto dari IPB University. Diskusi yang kaya wawasan ini diharapkan mampu menginspirasi langkah-langkah strategis dalam memaksimalkan potensi pangan lokal di Indonesia.
#BadanPanganNasional #Bapanas #NationalFoodAgency #NFA #B2SA #BanggaPanganLokal #DiversifikasiPangan #PanganLokal #KemandirianPangan